Halaman

links

Tampilkan postingan dengan label lintasan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lintasan. Tampilkan semua postingan

Mengejar Keindahan dengan kemuliaan

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Senin, September 08, 2014

Ada banyak kawan yang berkata kepada gw, dalam suatu forum, bahwa menikahi gadis pujaan hati adalah kado terindah. Jika kita menemukan lawan dalam proses untuk mendekatinya maka itu adalah perang!. Kita harus bersaing dengannya, atau mereka, untuk mendapatkan gadis itu. Karena konsep ukhuwah dalam konteks pernikahan itu bukanlah iitsar namun fastabiqul khirot. Walau tidak boleh menghalalkan segala namun perjuangan luar biasa hingga melanggar batas-batas normapun diperbolehkan. Sebuah cara pandang yang sangat ambisius. Saat itu gw meng-iya-kan. Jiwa pemberontak gw akan menemukan pijarnya dalam pergolakan dan pertarungan.
Singkat cerita disuatu hari yang cukup cerah di daerah yang sejuk di pinggiran kota bandung Allah memberi sebuah karunia. Disaat membuka folder kumpulan buku elektronik di laptop untuk mempelajari dan mengulang ilmu-ilmu oseanografi tiba-tiba mata ini tertuju pada folder teratas berjudul kado pernikahan. Jemari ini berhenti sejenak menghentikan gerakan tetikus yang terbiasa liar mengalir diatas layar. Itu adalah folder berisi e-book yang membahas persiapan menikah. Empat tahun resistensi otak pada topik khusus ini seakan hancur oleh sebuah ilham untuk membuka berkas-berkas berbentuk pdf didalamnya.
Ini adalah sebuah penggalan kisah pernikahan antara Rasul saw dengan Hafsah binti Umar r.a. disebutkan dalam sebuah hadis shahih bukhari tentang cerita Umar ibn Khattab r.a yang ingin meminangkan anaknya kepada sahabatnya. Utsman ibn Affan r.a menolak karena suatu sebab. Kemudian ditawarkan kepada sahabatnya yang lain, Abu bakr Ash-Shiddiq r.a. Beliau hanya terdiam tanpa jawaban atas pinangan sahabatnya itu yang membuat Umar kesal atasnya. Hingga tiba waktu pernikahan Nabi saw dengan Hafsah. Di sanalah terjadi suatu percakapan yang mengandung ibrah yang dalam buat gw.
“Mungkin kau marah dan kurang senang kepadaku. Ketika kau menawarkan Hafshah, aku diam dan tidak menjawab sepatah pun!”
“Ya, benar.”
Lalu Abu Bakar melanjutkan, “Sebenarnya aku ingin sekali menerima tawaranmu itu. Tetapi sebelum engkau menawarkan Hafshah kepadaku, aku sudah mendengar Nabi Saw. menyebut-nyebut untuk meminangnya. Dan aku tidak mau membuka rahasia beliau kepadamu. Namun, jika beliau tidak jadi menikahinya, tentu akan aku terima tawaranmu itu dengan senang hati.”
Maka muncullah sebuah pertanyaan. Layakkah kita menjadikan persaingan mendapatkan pasangan yang diidamkan sebagai perang? atau bahkan, naudzubillah min dzalik, menjadikannya taruhan. Jika bercermin dengan jawaban Abu bakar diatas maka jawabannya adalah sebuah pertanyaan, tidakkah kau ingin mencontoh keagungan sifat Abu bakar diatas?.
Yang gw pahami adalah, ketika Abu bakar mengetahui bahwa Rasul SAW menginginkan wanita yang sama untuk diperistri beliau memilih untuk mengalah. Beliau sadar bahwa Rasul memiliki akhlaq, pemahaman, dan keluhuran yang jauh lebih tinggi. Maka beliau mengikhlaskannya.
Mungkin kita tidak bisa se-sempurna Abu Bakar namun kita coba konversikan kondisi yang dialami oleh beliau saat itu.
  1. Beliau menginginkan hafsah menjadi istrinya
  2.  Ternyata Rasul juga menginginkan wanita yang sama
  3. ika hafsah dinikahi rasul maka nasib terbaik akan didapatkan olehnya sebagai wanita mulia, ummul mukminin.
Maka konversinya pada kehidupan kita saat ini, dengan kedangkalan ilmu gw, mungkin kondisinya adalah:
  •  Jika laki-laki lain lebih siap dalam hal ilmu dan pemahaman, psikologis, keluarga, ekonomi, dan sosialnya daripada kita untuk meminang perempuan yang sama.
  • Jika perempuan itu dirasa akan mengalami nasib yang lebih baik dan lebih terjaga agamanya jika bersama laki-laki lain itu
  • Mungkin ini yang dinamakan mencintai dengan tidak memiliki #tsaaah
  • Gw belum bisa memikirkan kondisi lainnya.
Jika kita bertemu kondisi seperti itu maka kita bisa mencoba untuk mencontoh sikap Abu bakar.
Wallahu a’lam bi shawab.

Nb:
  • Artikel ini tidak boleh dijadikan rujukan karena ilmu gw yang masih sangat dangkal. Dan ini juga sekedar lintasan pikiran yang belum teruji
  • Semoga jika gw mengalaminya gw tidak kaburomaktan a.k.a tidak sejalan antara ucapan dan perbuatan. Bahasa kerennya tidak berintegritas.     

Ini Video Gw yang pertama yeah....

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Kamis, Januari 12, 2012



atau ini Linknya...:
http://www.youtube.com/watch?v=d7tNrj9PodQ&feature=youtu.be

melihat sisi lain sebuah idealisme kami PPSDMS

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Senin, Januari 09, 2012

Bismillahirrahmaanirahiim...
Ditengah pembinaan yang diberikan oleh PPSMDS saya berfikir mengenai idealisme PPSDMS yang menjadi salah satu dasar gerakan. Sebenarnya idealisme ini apa..? sebuah metode kah? Nilai kah? Atau sesuatu hal yang lain.?. Kemudian hasil lamunan tadi berlanjut ketika membaca kembali redaksi idealisme. Awalnya reaksi yang muncul adalah kekaguman dan, wow subhanallah bgt kalau ini beneran terjadi. Namun disuatu hari tiba-tiba muncul sebuah pmikiran yang kontras mengenai bagaimana kita menjalankan salah satu kalimat yang terdapat dalam idealisme yakni “mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami”. Sempat termenung beberapa saat dan muncul sebuah pertanyaan. Bagaimana cara mengaplikasikannya..? terbesit beberapa solusi yakni berolahraga, meminum suplemen, pil, menjaga keseimbangan aktifitas harian, menjaga asupan gizi, hingga menambah waktu tidur yang berkualitas. Wah... solusi terakhir memunculkan suatu yang kontras namun benar. Kita tidak bisa menyalahkan orang yang ingin menghilangkan rasa kantuk dengan cara tidur yang baik dan cukup karena setelah tertidur kemudian bangun rasa kantuk itu hilang.

Lamunan sayapun berlanjut. Teringat kembali akan suatu perbincangan dalam program sharing alumni yang diselenggarakan pada saat entah PKN1 atau Latgab pertama. Saat itu alumni regional satu berbicara mengenai bagaimana kita menyikapi idelaisme. Dia bercerita. Saat masih menjadi mahasiswa dia selalu berfikir bahwa Abu Rizal Bakri itu bersalah.dalam benaknya tertulis dengan tinta permanen segala kejahatan yang dilakukan oleh ical. Dalam beberapa demonya (atau kritiknya) dia selalu mengkritik pedas Ical. Namun dikehidupan pasca kampusnya dia dihadapkan oleh suatu kondisi dimana pekerjaannya mengharuskan atau memaksa dia untuk mengoreksi setiap pandangannya tentang ical (sebenarnya yang dia katakan bukan mengoreksi tapi lebih dari itu, kalimat ini saya gunakan utnuk menmperhalus maksudnya saja). Dan diakhir program dia mengatakan bahwa idealisme itu bisa muncul karena lingkungan. Pemikiran yang homogen akan menghasilkan idealisme yang tidak dapat diaplikasikan di pemikiran yang lainnya. Suatu idealisme perlu dipertahankan bagaimanapun kondisinya. Jadi kita perlu mengetahui bagaimana metode untuk menjalankan idealisme tersebut.

Berangkat dari lamunan itu akhirnya saya membaca kembali bait demi bait idealisme kami PPSDMS. Kemudian mencari metode yang kontras dari tiap-tiap isinya. Serta melihat kemungkinan alur berfikir idealisme ini.

1. Betapa inginnya kami agar bangsa ini mengetahui bahwa mereka lebih kami cintai daripada diri kami sendiri.

Jadi, kita lebih mencintai bagsa ini dengan segala komponen penyusunnya daripada diri sendiri. Itu semangat yang saya tangkap. Setelah itu yang perlu diperhatikan adalah bagaimana cara seseorang untuk menyikapi suatu hal, bagaimana cara menyampaikan pesan ini kepada orang lain. Jika cara seseorang mencintai adalah dengan diam agar tidak menjadi bagian dari masalah maka menjadi orang yang apatis, nurut2 aja apa kata pemerintah, ga usah berkoar-koar mengenai politik, perubahan, dsb itu juga mengandung semangat idealisme diatas. Ada banyak pilihan kita untuk menunjukkan rasa cinta.

2. Kami berbangga ketika jiwa-jiwa kami gugur sebagai penebus bagi kehormatan mereka, jika memang tebusan itu yang diperlukan. Atau menjadi harga bagi tegaknya kejayaan, kemuliaan, dan terwujudnya cita-cita mereka, jika memang itu harga yang harus dibayar.

Nah kalau dikalimat ini ada kata JIKA DIPERLUKAN yang bergantung pada cara berfikir seseorang, kelompok, hukum tertulis, atau norma. Bergantung pada pilihan seseorang mau menggunakan kerangka yang mana. Setiap pilihan mengandung semangat ini dan tidak ada metode yang baku untuk menerapkannya.

3. Tiada sesuatu yang membuat kami bersikap seperti ini selain rasa cinta yang telah mengharu-biru hati kami, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata kami, dan mencabut rasa ingin tidur dari pelupuk mata kami.

Owh ternyata yang menyebabkan poin satu dan dua muncul adalah cinta yang mengharu biru, menguasai perasaan kami, memeras habis air mata, dan mencabut rasa ingin tidur. Terlihat bahwa konsep yang berlaku disini adalah cinta yang telah mengambil alih fungsi manusia bukan manusia yang mengontrol rasa cinta. Ini adalah suatu bentuk rasa cinta yang berlebihan. Bentuk dari rasa cinta ini adalah dengan menangisi segala sesuatunya dan juga membenci rasa kantuk. Jadi bisa saja seseorang menangis karena sedih telah megatahui begitu besarnya masalah bangsa, menangis bahagia karena telah mengetahui ada banyak solusi yang bisa dilakukan, menagis super bahagia karena telah mengetahui bahwa Indonesia bisa berubah menjadi lebih baik jika solusi tersebut dilaksanakan. Setelah menangis tersedu-sedu muncullah rasa kantuk. Orang tersebut ingin menghilangkan rasa kantuknya dengan tidur 6-8 jam. Setelah terbangun rasa kantuknya telah hilang namun matanya masih sembab. Kemudian dia menyadari bahwa dia belum melakukan sesuatu untuk mewujudkan dan merealisasikan solusi yang telah dipikirkannya. Akhirnya dia menangis kembali mengutuki dirinya yang tidak segera menjalankan satu solusi kecil. Ratapannya sangat lama hingga akhirnya dia berdiri dan sambil menangis mencoba berbuat sesuatu. Namun karena tangisan fokusnya hilang. Kerjaannya tidak optimal. Dan akhirnya menangis lagi, mengantuk lagi, tidur 6-8 jam lagi, hingga air mata terperas habis dan dia menjadi buta, dan bla bla bla, kemudian bla bla bla, akhirnya bla bla bla sehingga dia menjadi bla bla bla.

Baru tiga poin..., lucu...? kesel..? hehe...? bisa aja..?
Mau dilanjutkan..?








4. Betapa berat rasa di hati ketika kami menyaksikan bencana yang mencabik-cabik bangsa ini, sementara kita hanya menyerah pada kehinaan dan pasrah oleh keputusasaan.


Okeh gampangnya kita berat hatilah untuk menyaksikan bencana bangsa, parahnya kondisi bangsa, amburadulnya pemerintahan, tingginya kemiskinan, dan yang lebih lagi adalah di poin ke empat ini KITA DIDEFINISIKAN SEBAGAI ORANG YANG MENYERAH PADA KEHINAAN DAN PASRAH OLEH KEPUTUSASAAN. Kita adalah orang hina. Kita adalah orang yang putus asa. Ga punya harapan. Ga punya cita-cita. SAMPAH..!!!. well atinya kita tidak mempunyai poin ketiga sehingga poin pertama dan poin keduapun tidak kita lakukan ya toh..

5. Kami ingin agar bangsa ini mengetahui bahwa kami membawa misi yang bersih dan suci; bersih dari ambisi pribadi, bersih dari kepentingan dunia, dan bersih dari hawa nafsu.

Owh setelah dibaca-baca ternyata ini hanya berakhir pada dunia KEINGINAN ternyata kawan-kawan. Ingin, ingin, dan ingin. Jika kamu memiliki keinginan maka kamu telah menjalani poin kelima ini. Keinginan bukanlah kebutuhan. Jika kebutuhan harus diperjuangkan untuk digapai maka keinginan tidak harus dilakukan, tidak harus digapai, dan tidak harus diperjuangkan. Ya gak..

6. Kami tidak mengharapkan sesuatupun dari manusia; tidak mengharap harta benda atau imbalan lainnya, tidak juga popularitas, apalagi sekedar ucapan terima kasih.
7. Yang kami harap adalah terbentuknya Indonesia yang lebih baik dan bermartabat serta kebaikan dari Allah-Pencipta alam semesta.


Hah.... capek. Yaudah poin ke enam dan ketujuh ini digabung aja dah. Ternyata kita hanya berharap apa yang telah dilakukan (menangis, tertidur, nyampah, berat hati, putus asa, dll) semogaaaa aja ya bisa membuat Indonesia menjadi lebih baik, dan semoga Allah melihat ini sebagai sebuah ibadah yang diberikan ganjaran kebaikan.
So... udahan deh parodinya haha
Thx n
Wassalam

Happy Islamic New Year

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Jumat, November 25, 2011

Happy Islamic New Year 1433 H

Bismillah
Subhanallah, ternyata dakwah islam masih sustain hingga 1433 tahun sejak fase hijrah Nabi Muhammad SAW. Inilah salah satu janji Allah SWT untuk mempertahankan Agamanya di bumi ini melalui para prajurit pilihannya yaitu para Ulama dan para Da'i.

empat belas abad Islam bertahan di dunia ini dengan segala dinamikanya. tantangan, ujian, hinaan, dan peperangan menjadi asam garam kehidupan untuk menempa semangat juang para Ulama. Islam yang seharusnya menjadi agama yang rahmatan lil alamin saat ini menghadapi tembok yang sangat tinggi untuk dilompati. tembok yang sangat tinggi, besar, licin, beracun, dan penuh dengan jebakan. ternyata beban itu terasa lebih berat lagi dengan pakaian yang compang camping serta bertambah berat seiring derasnya hujan yang menerpa. Islam yang super power inipun dibuat kewalahan. secara logika empiris sudah pasti Islam tidak akan mampu melewati dinding menuju kejayaan.

Dinding besar horor yang dihadapi adalah kebathilan yang menguasai sebagian besar permukaan bumi ini. dinding licin karena media yang dikuasai oleh konspirator kuffar. racun2 liberalisme, matrealisme, yang menyuguhkan kemewahan, menanamkan penyakit hubbud dunya, menghancurkan kezuhudan, hingga menghancurkan warna indah pakaian islam.

pakaian islam itu sendiri adalah para pemeluknya. citra islam muncul dari perilaku ummatnya. saat ini, pakaian itu telah compang camping tercabik oleh nafsu opini dan korosi racun liberalisme. jalinan benang yang mengendur menyebabkan timbulnya lubang disana sini. islam yang seharusnya dapat menjadi solusi bagi seluruh alam pun masih tersandung pada penetapan waktu awal ramadhan dan idul fitri. jika dalam hal waktu saja islam tidak bisa bersatu apakah kalender hijriyah dapat digunakan sebagai penaggalan Internasional.

miris memang melihatnya, terkesan tidak ada harapan lagi bagi Islam untuk melompati tembok ujian kejayaan ini. namun ada satu hal yang tidak dapat dijangkau oleh nalat yaitu tubuh islam yang terbungkus oleh pakaian compang camping tersebut. dia adalah sesuatu yang solid, cerah, dan diberkati oleh janji pasti Allah SWT tentang kemenangannya. kesolidan Islam terletak pada keimanan dan keislaman yang fakih. kecerahannya adalah kecintaannya pada kedamaian dan persatuan serta keberagaman yang berada dalam batas toleransi.

jadi, sebenarnya tantangan sebenarnya bagi kita selaku umat islam adalah menjadi benang2 yang kokoh dan cerah. saling menjalin dengan erat, bersatu membentuk design Islam Super Power hingga tembok besar dihadapan hanya menjadi permainan lompat tali. Jadilah muslim yang kaffah dan bersatulah karena perbedaan warna itu bukan lah perbedaan yang hakiki.

Gw sangat mau bersyukur

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Minggu, November 13, 2011

Bersyukur dalam kerangka definisi merupakan suatu hal yang mudah untuk diketahui, dipahami, dan dihafal. namun nyatanya dalam praktek sehari-hari rupanya syukur adalah tindakan yang frekuensinya fluktuatif. terkadang naik hingga menimbulkan semangat beriman dan berislam yang sangat tinggi dan disaat yang lain turun hingga batas yang tidak dapat diprediksi. Semuanya bergantung pada apa yang kita lakukan dan kita coba lakukan, suasana hati, pengondisian diri, dan pengondisian lingkungan yang kita bawa.

pagi ini, entah kenapa gw lagi pengen ngeliat koleksi foto-foto yang *sedikit narsis hehe* gw dapet dari hasil interaksi dan beraktifitas di banyak tempat. foto-fotonya gw kumpulin berdasarkan aktifitas di organisasi atau instansi yang gw ikutin.

gw buka folder yang khusus isinya foto narsis. haha muncul sedikit rasa bangga yang membangkitkan rasa pd gw kembali. tapi kok banyakan di gunung ya...



gw buka folder antara gw n gamais yang wow.. ternyata isinya paling banyak dan gw sering bgt foto bareng bendera gamais, beuh....



gw waktu masih di SMART.... wow gw kecil juga dulu ya..



apalagi pas perpisahan yang sangat membahagiakan sat itu...



terus gw liat folder gw n anak2 OSE09 yang terkadang @L4Y, Serius, Ngashal, n banyak mainnya





sama anak2 PPSDMS.... haha seru n sedih bersama, nonton bareng pertandingan Indonesia sebagai agenda negara, nonton MU yang rame apalagi kalau lawan Chelsea sama Liverpool dah, tapi kalau udah serius bisa sampai perang urat saraf dah....





and finally... gw liat foto bareng satu keluarga



dan gw baca komentar dari umi gw: "semoga selalu rukun ya"
awalnya gw menganggap biasa aja, dalam hati gw ucapain aamiin tanpa menghayatinya.

lalu, gw terdiam sejenak....

gw berfikir, hey sekarang emang kita semua rukun, keluarga yang sudah terbentuk bertahun2 yang aman, damai, dan kompak.

namun gw terfikirkan skenario yang buruk... bagaimanakah jika gw ternyata seorang yang berperang sebagai antagonis di keluarga ini nanti... akankah kerukunan ini akan terus berlanjut..?

akhirya gw terpikir lagi dengan foto2 yang udah gw liat sepanjang pagi ini...

terbesi rasa nikmat dalam hati gw, Subhanallah gw merasa Allah SWt banyak memberi gw nikmat yang sangat luar biasa. nikmat berteman dengan sahabat2 perjuangan yang semangat mencari ilmu dan beramal, teman2 ceria dan menenangkan, keluarga yang rukun.... dan sebagian besar dari mereka menghiasi kehidupan gw dengan senyuman.. gw ga bisa bayangin gimana ya perasaan orang2yang ga bisa merasakan apa yang gw dapatkan... Wallahu 'alam, konklusinya gw sangat bersyukur dapat merasakan nikmat yang banyak ini dari Allah. gw yakin Allah sayang kepada hambanya. Terima Kasih ya Allah semoga engkau selalu menemani hamba dalam perjuangan, ujian, dan pendidikan yang engkau beri sebagai tanda cinta. semoga engkau memberi kekuatan dalam setiap ujian, semoga engkau memberi hikmah dan hidayah atas tiap nikmat yang hamba dapat. aamiin...

metamorfosa atau galau...??

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Minggu, Mei 08, 2011

Bismillahirrahmaanirrahiim.

setelah berhari-hari gw baru menyadari sebuah hobi yang dipaksakan dan terpaksa. hobi tersebut adalah berfikir disaat tengah malam. salah satu hal yang memaksa gw adalah sakitnya hati saat ada pemikiran tentang islam yang mendiskreditkan ke-Esaan Allah SWT dan ke-absolutan kebenaran islam. keberadaan pemikiran liberal yang mengedepankan logika sangat mengganggu. pasalnya pemikiran mereka terlalu janggal untuk orang yang berilmu dan terlalu indah untuk orang yang bodoh. bagai surga yang ditawarkan oleh Dajjal, pemikiran liberal ini mengayomi banyak umat islam yang suka bermaksiat dan lalai beribadah.

nah kembali lagi ke topik hobi baru gw dah. pokoknya setiap tengah malam ada banyak artikel yang gw baca. baik itu tentang fiqih, politik, ekonomi dan lain-lain. tapi dari keadaan gw yang sekarang sebagian temen perjuangan gw mengatakan bahwa gw sedang galau. entah apa parameternya yang jelas gw hanya bisa mengucapkan Alhamdulillah jika ini merupakan proses yang dianugerahkan oleh Allah swt untuk menguatkan langkah kaki gw di jalan yang benar kedepanya. atau mungkin gw harus segera bertaubat jika ini adalah kehendak Allah SWT untuk menghilangkan hidayah ini (naudzubillah, hei Yazid... segera bertaubatlah).

apapun itu.., parameter kualitas keimanan seseorang dapat dilihat dari kualitas dan kuantitas ibadah yaumiahnya (waduh fluktuatif nih)

OK...
Bismillah100X

kasih sayang...

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Kamis, Mei 05, 2011

Bismillahirrahmaanirrahiim

nasyid ini tiba-tiba teringat saat perjuangan kecil gw dengan temen-temen buat nempel-nempel poster dakwah. saat itu si akrim sedikit bersenandung dan jadi pigin dengerin deh..

Kasih Sayang
Album : Demi Masa
Munsyid : Raihan
http://liriknasyid.com


Kasih sayang itu titi
Kasih sayang penghubung hati
Kasih sayang itu tali
Kasih sayang pengikat diri

Dari kasih timbul simpati
Dengan sayang ada persaudaraan
Kerana kasih ingin berbakti
Saling sayang maaf memaafkan

Kasih sayang itu baja
Kasih sayang penyubur jiwa
Kasih sayang itu penawar
Penguat cinta penghapus duka

Kasih manusia sering bermusim
Sayang manusia tiada abadi
Kasih tuhan tiada bertepi
sayang Tuhan janjinya pasti

Tanpa kasih sayang Tuhan
Tiada simpati tiada persaudaraan
Tanpa kasih sayang Tuhan
Tiada bakti tiada kemaafan

Kasih sayang itu titi
Kasih sayang penghubung hati
Kasih sayang itu tali
Kasih sayang pengikat diri

Kasih sayang pada semua
Kasih sayang sesama kita
Kasih sayang oh dunia
Moga selamat di akhirat sana



------------------------------------------------------------------------------------------
Dapatkan lirik-lirik nasyid di http://www.liriknasyid.com

dari mendengar nasyid ini teringat beberapa hal:
1. perkataan seorang presiden KM periode kepengurusan 2009-2010 Ridwansyah Yusuf Achmad. beliau berkata bahwa kita tidak mungkin memimpin seseorang tanpa mencintainya.
2. Beberapa waktu ini energi gw terkuras untuk menangkal pemikiran-pemikiran yang menyesatkan. menuntut pemikiran dan waktu yang lebiih dengan kembali membuka-buka buku dan mencari artikel yang pro dan kontra. dan ternyata gw melupakan satu hal yaitu keindahan islam yang tertutupi oleh umatnya. pokoknya gw harus seimbang lah kedepannya. semoga dengan perbuatan gw banyak yang terinspirasi untuk berbuat kebaikan. semoga tidak makin banyak musuh gw. dan pastinya gw makin belajar untuk memaknai proses pendewasaan semua lini kehidupan. bismillah

Pernyataan sikap GAMAIS terkit isu NII KW IX

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Selasa, Mei 03, 2011



Pernyataan Sikap GAMAIS ITB
Terkait NII KW IX
Menyikapi perkembangan gerakan ssat NII gadungan atau NII KW IX, Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) ITB dengan ini menyatakan:
1. Keluarga Mahasiswa Islam (GAMAIS) ITB adalah Unit Kegiatan Mahasiswa yang legal dan formal sebagai wadah aktivitas keislaman berlandaskan Al Quran dan As Sunnah di Kampus ITB.
2. GAMAIS ITB BUKAN merupakan bagian maupun pendukung dari NII KW IX.
3. GAMAIS ITB senantiasa bekerja sama dengan Lembaga Kemahasiswaan ITB dan YPM Salman ITB dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan masuknya NII KW IX di kampus ITB.
4. GAMAIS ITB mendukung segala tindakan yang sesuai hukum yang bertujuan untuk membubarkan dan menyatakan bahwa NII KW IX adalah terlarang dan tidak sesuai dengan ajaran Islam, serta menindak secara tegas siapapun yang melakukan aktivitas penyebaran NII KW IX untuk kepentingan apapun
5. Menganjurkan kepada seluruh muslim di kampus ITB untuk mempelajari islam yang benar sebagai bentuk pencegahan dalam menghindari aliran-aliran sesat , seperti NII KW IX.
6. Menghimbau kepada seluruh civitas akademika ITB agar bersikap kritis dan objektif terhadap segala bentuk isu, pemberitaan, dan informasi tentang NII KW IX yang mendiskreditkan agama islam.
7. GAMAIS ITB siap menfasilitasi setiap mahasiswa yang ingin mengetahui tentang islam atau melaporkan gerakan sesat di ITB termasuk NII KW IX dengan menghubungi contact person yang telah disediakan (CP:085310295634)
Bandung, 3 Mei 2011
29 J. Awal 1432
Keluarga Mahasiswa Islam ITB

hanya... hanya ingin nulis

Posted by YAZID RIDLA the inspirational leader On Selasa, April 26, 2011

Awali dengan..
Bismillahirrahmaanirrahiim...

hmmm..., kali ini gw masuk kembali ke fase multi point. kalau dalam konsep thermodinamika ada fase triple point maka fase gw saat ini lebih dari itu. ada banyak sekali opsi hidup kedepannya yang berbenturan dengan pergulatan pemikiran dan parahnya muncul disaat dibutuhkan peran gw di GAMAIS sebagai Kepala SEKTOR PERGERAKAN ( serem sendiri gw dengernya). lebih dari itu ni adalah waktu-waktu deket UTS dimana gw harus mencurahkan prioritas lebih karena ini amanah ummat, ckckck.

oleh karena itu, sembari diselingi lagu-lagu galau, gw kristalkan pemikiran-pemikiran dan kondisi ini.

1. masalah NII lagi-lagi nambah beban pikiran. sebenarnya udah sangat lama ada permintaan dari Kasek sebelumnya untuk nge-running NII-CC di ITB. apalagi tiba-tiba muncul berita bahwa korban dan perekrutan kader NII terbanyak adalah dari ITB. gimana ga coba, waktu tu gw dapet laporan dari salah satu temen gw yang katanya dia sudah hampir ter-rekrut dan sudah mengikuti beberapa tahap kaderisasi dan pencucian otak. menurut pengakuan dia yang sudah banyak bergaul dengan kader-kader NII, tiap satu kader NII dalam sebulan dapat menghasilkan satu kader baru dengan kapasitas yang matang dan memadai. wah parah gila dah tuh.. asli gw harus segera membuat ni NII-CC. apalagi sudah ada dukungan dari LK untuk GAMAIS sebagai pasukan penghancur NII (hehe ni gw yang buat kata-katanya..., sedikit lebay). berarti buat kedepannya harus ada beberapa jendral wilayah yang berada di garis terdepan meng-counter serangan NII kepada domba-domba yang tersesat (haha ni lagi istilah keluar, ckckc)

2. Film tanda tanya..? haduh, ni lambat sekali gw beropini ttg film ni. ga sempet nonton.... haha inilah idealisme untuk tidak menonton film bajakan Indonesia yang kontennya bagus seperti Laskar Pelangi, dll. jadi harus nyempetin nih ke Bioskop. dari beberapa referensi yang gw dapet katanya MUI mengatakan bahwa konten film itu sangat kental dengan ideologi pluralisme yang salah dalam islam. namun dari tulisan yang didapaet dari kaskus ttg wawancara seorang wartawan dgn Hanung bramantyo kayaknya si HB paham bener tuh seluk beluk dasar pemikiran untuk membuat film. pasalnya konten yang mendukung pernyataan HB bahwa tidak ada unsur pluralisme hanya bisa dimengerti oleh sebagian pihak saja yang bener-bener mengerti. tapi gw ada sikap tersendiri thdp film ni. yang pertama adalah gw menolak konsep pluralisme namun mengakui adanya pluralitas. kedua, film ini ada konten positifnya namun menyesatkan, yah bisa dibilang pembodohan dengan pencerdasan sperti kata-katanya Pramudya A.T. yang ketiga, gw apresiasi ni film karena ga keikut arus trend film saat ini yakni film porno bertajuk horor yang sangat eksplisit

3. mengenai film-film porno berkover horor..., maunya mereka apa sih bwt Indonesia, dasar mental-mental telanjang mereka itu. mana ada rasa nasionalisme kayak gitu mah.., busuk doang isinya...

hmm.. apa lagi ya...
yaudah ini aja dulu dah, hehe beda bgt yak cara penulisan gw yang ini dengan yang biasanya. yah ini gw namakan lintasan..